“TOT ini juga mendukung pemenuhan pelatihan minimal 20 jam per tahun serta integrasi sistem e-dialog, e-monev, dan SAKIP sesuai arahan Kemenpan-RB,” ujarnya.
Dengan pelatihan ini, Pemprov Kalsel berharap terciptanya birokrasi yang lebih profesional, akuntabel, dan responsif terhadap tantangan zaman, sejalan dengan visi mewujudkan Smart ASN di Banua.
Sumber: MC Kalsel







