TERUNGKAP! Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Utuh Terbalik di Dasar Selat Bali – Tak Ada Tumpahan Minyak!

KALIMANTANLIVE.COM – Misteri tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali mulai terkuak! Tim Basarnas berhasil menemukan bangkai kapal nahas itu dalam kondisi utuh namun terbalik di kedalaman 40 hingga 50 meter bawah laut. Fakta mencengangkan lainnya: tidak ada tumpahan minyak sama sekali dari kapal yang mengangkut puluhan penumpang tersebut!

“Masih utuh, nggak ada bocor, nggak ada tumpahan minyak. Selama 13 hari saya di sini, semuanya bersih,” tegas Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, saat konferensi pers pada Selasa (15/7/2025).

# Baca Juga :Misteri Dinosaurus Raksasa Terungkap! China Temukan Tongnanlong zhimingi, Monster Berleher Panjang dari 147 Juta Tahun Lalu!

# Baca Juga :200 Kg Ganja Siap Edar Gagal Tembus Jawa! Dua Kurir Diciduk di Jambi, Mobil Dipasangi GPS oleh Bandar!

# Baca Juga :Sekolah Rakyat Bikin Heboh! Seragam Sampai Pakaian Dalam Disiapkan Negara, Laptop Pun Dibagikan!

# Baca Juga :Ulang Tahun Mewah Lamine Yamal Diselidiki! Terancam Denda 1 Juta Euro, Bawa Nama Peter Dinklage!

Kapal tersebut saat ini masih tergeletak di dasar Selat Bali dan akan segera diangkat untuk keperluan investigasi dan proses salvage. Proses ini diperkirakan akan menggabungkan dua fase penting: investigasi penyebab insiden dan pengangkatan fisik bangkai kapal dari laut.

“Ini nanti akan digabungkan, antara fase investigasi dan pengangkatan. Salvage-nya akan sekaligus mempermudah kita mengetahui apa penyebab kapal bisa tenggelam,” lanjut Ribut.

Kronologi Singkat Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu (2/7) saat mengangkut 53 penumpang, 12 kru kapal, dan 22 unit kendaraan. Tragedi ini memicu pencarian besar-besaran oleh tim SAR gabungan.

Hingga Sabtu malam (12/7), hasil evakuasi mencatat:
30 orang selamat
18 korban meninggal dunia
7 orang masih hilang dan dalam pencarian intensif

Bangkai kapal pertama kali berhasil divisualisasikan oleh tim penyelam SAR pada Sabtu pagi, memperlihatkan kondisi kapal dalam posisi terbalik namun tidak hancur.