Sementara itu Lapangan Mandala Krida disulap menjadi panggung terbuka yang menyuguhkan beragam pertunjukan seni tradisional, tari, musik, dan lainnya. yakni :
-Reog Ponorogo (Desa Rejo Winangun)
-Kuda Lumping (Desa Pematang Ulin)
-Syair Habsy (Desa Sumber Wangi)
-Hadroh (Desa Manunggal)
-Tari Rentak Seirama Bumi Bersujud (Sanggar Seni Baruna Bentala)
-Tari Japin Melayu (Desa Karang Nunggal)
-Lagu Religi (Sanggar Seni Al-Mumtaaz)
-Zikir dan Shalawat (Desa Madu Retno)
-Lomba Mewarna Anak-anak
-Lomba menggambar dan melukis
-Pameran UMKM Daerah
-Kuda Lumping (Desa Karang Rejo dan Pandan Sari)
-Madihin (Desa Karang Bintang)
-Musik Panting (Desa Batulicin Irigasi)
-Lagu Religi
-Musik Band Ernaveck
-Tari Bali (Desa Maju Sejahtera)
-Senam Pagi (PKK Kecamatan Karang Bintang)
-Lomba menghias nasi tumpeng
-Hiburan dangdut
-Lomba memasak PKK
-Tari Jatilan (Desa Manunggal)
Tak hanya menghibur, Parade Seni dan Budaya juga menghadirkan kuliner dari UMKM setempat. Acara ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi masyarakat.
Kalimantanlive.com/desy







