Ia bisa menyelesaikan tugas kompleks seperti memilih pakaian untuk pesta pernikahan dengan mempertimbangkan cuaca, lokasi, dan etika berpakaian.
Fitur ini juga terhubung ke layanan pihak ketiga seperti Gmail dan GitHub, memungkinkan pengguna mencari email, dokumen, hingga kode teknis tanpa berpindah aplikasi.
Dalam pengujian oleh TechCrunch, ChatGPT Agent mencetak skor 41,6% dalam simulasi Humanity’s Last Exam, dua kali lipat lebih tinggi dibanding model sebelumnya seperti o3 dan o4-mini.
BACA JUGA: #ResponsibleAIFutures: Dorong Akses AI Inklusif untuk Organisasi Sosial
OpenAI memastikan bahwa ChatGPT Agent dibekali sistem pengamanan tambahan. Setiap instruksi yang mengandung potensi risiko—terutama yang menyangkut isu sensitif seperti bioteknologi—akan dipantau dan dikendalikan demi mencegah penyalahgunaan.
Fitur ini menjadi langkah penting menuju masa depan AI yang lebih fungsional, aman, dan etis.
Sumber: Fajar Harapan







