Kalimantanlive.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa pengawasan terhadap dugaan pengoplosan beras terus diperketat.
Dari 212 merek yang sedang dalam proses penyelidikan, sebanyak 25 merek telah diperiksa.
BACA JUGA: Penyaluran BSU 2025 Tembus 82,69%, Pemerintah Kejar Target hingga Akhir Juli
“Dalam komunikasi kami dengan Kapolri, sudah 25 merek yang diperiksa dari total 212,” ujar Amran di Jakarta, Senin (21/7/2025).
Ia menambahkan, sekitar 40 hingga 50 merek lainnya akan segera diperiksa secara bertahap.
Amran mengingatkan para pengusaha beras agar tidak memainkan harga atau kualitas demi keuntungan pribadi. “Silakan cari untung, tapi jangan rugikan masyarakat,” tegasnya.







