YERUSALEM, KALIMANTANLIVE.COM — Dunia politik Israel kembali diguncang! Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan keracunan makanan basi, memaksa dirinya untuk beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan menyebabkan sidang kasus korupsinya kembali ditunda.
Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Kantor Perdana Menteri Israel pada Minggu (20/7/2025), setelah Netanyahu mendadak absen dari rapat kabinet mingguan.
# Baca Juga :BREAKING! Israel Siap Gencatan Senjata Permanen di Gaza, Tapi dengan Syarat “Hamas Harus Lenyap”!
# Baca Juga :Deretan Aplikasi Populer di Indonesia yang Ternyata Buatan Israel
# Baca Juga :Iran Umumkan Gencatan Senjata! Perang 12 Hari Lawan Israel Resmi Berakhir, Ketiga Pihak Klaim Menang
# Baca Juga :Konflik Iran-Israel Memuncak: Rudal Khyber dan Drone Hantam Target Strategis, Serangan Balasan Mengguncang Teheran
“Hasil pemeriksaan menunjukkan perdana menteri mengalami radang usus akibat konsumsi makanan tidak layak,” ujar tim medis dari Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem yang menangani Netanyahu.
Netanyahu sempat mengalami dehidrasi dan harus diinfus. Kini, kondisinya diklaim stabil, namun tetap dalam pengawasan ketat tim dokter. Ia akan menjalankan tugas dari rumah selama masa pemulihan.
Sidang Korupsi Molor Lagi, Netanyahu Baru Bersaksi September
Akibat insiden ini, Pengadilan Distrik Yerusalem resmi menunda kesaksian Netanyahu dalam sidang kasus dugaan korupsi yang menjeratnya. Agenda sidang yang sedianya digelar Senin dan Selasa pekan ini dibatalkan, dan kesaksian baru akan dilanjutkan paling cepat September, usai masa reses pengadilan berakhir pada 5 September.
Pengacara Netanyahu, Amit Hadad, telah mengajukan permintaan penundaan kepada Kejaksaan. Meskipun sempat diusulkan agar sidang tetap berlangsung pada Rabu-Kamis, pengadilan akhirnya menolak dengan alasan benturan jadwal di akhir pekan.
“Selama reses, pengadilan tetap beroperasi terbatas, namun sidang PM Netanyahu tidak bisa dilanjutkan minggu ini,” ujar sumber pengadilan.







