Kalimantanlive.com – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meyakini bahwa pembentukan 80 ribu unit Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/7/2025).
BACA JUGA: 25 Merek Beras Sudah Diperiksa, Pemerintah Siap Tindak Pelaku Pengoplosan
Esther menyoroti bahwa saat ini kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih rendah, yakni sekitar 0,5 persen.
Dengan penguatan koperasi desa (kopdes), potensi pertumbuhan ekonomi di akar rumput dapat lebih maksimal.
“Pemerintah harus menyiapkan indikator kesehatan koperasi serta aturan main yang jelas. Manajemen koperasi harus dijalankan oleh pengurus yang berintegritas,” ujarnya.







