NGERI! 93 Warga Palestina Tewas Ditembak Saat Berebut Bantuan, Gaza Kembali Berdarah

Menurut OCHA, 87,8% wilayah Gaza kini berada di bawah perintah pengungsian atau status zona militer Israel. Artinya, lebih dari 2 juta jiwa kini terkurung di hanya 12% wilayah yang tersisa, tanpa akses layanan dasar.

Korban Tewas Capai 58 Ribu Jiwa, Seruan Gencatan Senjata Menguat

Sejak konflik Israel-Hamas meletus pada 7 Oktober 2023, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 58.895 warga Palestina tewas, mayoritas dari mereka adalah warga sipil. Di sisi Israel, tercatat sekitar 1.219 korban jiwa akibat serangan awal Hamas.

Tragedi juga sempat menyentuh ranah keagamaan ketika Israel menyerang Holy Family Church, satu-satunya gereja Katolik di Kota Gaza. Netanyahu menyebut itu sebagai “kesalahan sasaran” dan meminta maaf kepada Paus Leo XIV.

Dalam pesan damai pada doa Angelus, Paus kembali mengecam kebrutalan perang dan menyerukan gencatan senjata secepatnya.
Negosiasi Gencatan Senjata 60 Hari Masih Berlangsung

Saat ini, Israel dan Hamas tengah melakukan pembicaraan tidak langsung untuk mencapai gencatan senjata sementara selama 60 hari, serta membahas pembebasan sandera.

Namun di tengah perundingan, darah warga sipil terus mengalir, dan suara tangisan anak-anak di reruntuhan tak kunjung berhenti.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI