Kalimantanlive.com – Operasi Patuh Toba 2025 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara sejak 14 hingga 20 Juli mencatat 12.222 pelanggaran lalu lintas.
Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengungkapkan bahwa tingginya angka pelanggaran menunjukkan masih rendahnya kedisiplinan pengguna jalan.
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan 70 Rumah di Tambora, Ratusan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
“Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi masyarakat secara masif,” ujarnya, Senin (21/7/2025).
Rincian penindakan meliputi 608 pelanggaran melalui ETLE statis, 778 melalui ETLE mobile, dan 4.350 ditindak manual. Sementara 6.486 pelanggar hanya mendapat teguran.







