Alarm Bahaya! Ducati Mulai Tersandung di MotoGP 2025, Rival Semakin Ganas Curi Podium

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dominasi Ducati di panggung MotoGP 2025 mulai goyah! Meski Marc Marquez tampil menggila dengan double winner kelima berturut-turut di GP Ceko, bayang-bayang kekalahan mulai terlihat dari podium yang kini tidak lagi dikuasai penuh Ducati.

# Baca Juga :Marc Marquez Sebut Sachsenring Trek Spesial Usai Raih Kemenangan ke-69 di MotoGP

# Baca Juga :Fermin Aldeguer: Marquez Ada di Level yang Berbeda Usai Menang Telak di MotoGP Jerman 2025

# Baca Juga :Marquez Perkasa di Sachsenring, Unggul Jauh di Klasemen MotoGP 2025

# Baca Juga :Marc Marquez Menang di Jerman, Unggul Jauh di Puncak Klasemen MotoGP 2025

Rival Serbu Podium, Dominasi Ducati Mulai Runtuh?

Di Sprint Race, dua rider KTM, Pedro Acosta dan Enea Bastianini, sukses menyodok podium bersama Marquez.
Sementara di balapan utama, Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Acosta kembali memberi tekanan keras hingga garis finis.

Fakta ini menandai bahwa rival-rival Ducati mulai menyalip kekuatan Desmosedici yang sebelumnya tak tersentuh sejak awal musim.

Dall’Igna Akui: Keunggulan Kami Menyusut!

General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, angkat suara soal penurunan performa timnya.

“Tim-tim lain mulai bangkit. Keunggulan kami menyusut. Ini saatnya bekerja, bukan liburan,” ujarnya serius, dikutip dari Crash (21/7/2025).

Menurut Dall’Igna, konsesi pengembangan yang dimiliki tim-tim seperti Yamaha, Honda, dan Aprilia membuat mereka bisa menyusul lebih cepat. Ducati sendiri tidak mendapat konsesi karena dinilai terlalu kompetitif sejak musim-musim sebelumnya.

Efek Konservatif di Awal Musim?

Dall’Igna juga menyebut keputusan Ducati untuk bermain aman dalam pengembangan awal musim kini menjadi bumerang.

“Kami terlalu konservatif di awal. Penyamaan performa mulai terjadi, dan sekarang waktunya cari solusi baru,” jelasnya.