Secara terpisah, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Kalsel Puar Junaidi mengatakan, pertimbangan Bahlil menunjuk Hasnur yang merupakan wakil gubernur sebagai Ketua Golkar Kalsel karena yang bersangkutan lebih banyak di daerah.
“Karena Hasnur lebih banyak di daera, lebih baik kita serahkan dan percayakan kepada Hasnur. Tetapi Bahlil juga tidak mau Bambang berada di luar Golkar dan harus ikut dalam gerbong kepengurusan. Oleh karena itulah mereka bersepakat untuk bersatu,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/eep
Editor: elpian










