MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan dan mekanisme debat publik antar pasangan calon pada pemilihan Bupati dan wakil bupati Barito Utara sebagai tindak lanjut putusan mahkamah konstitusi nomor 313/PHPU.BUP-XXIII/2025 berlangsung di kantor sekretariat KPU, Muara Teweh, sore (17/7/2025).
Rapat diikuti Ketua KPU Kabupaten Barito Utara Siska Dewi Lestari, anggota KPU Barut Paizal Rahman, Herman Rasidi dan Roya Izmi Fitrianti serta sekretariat KPU Edward Abidarda.
Kemudian hadir pula Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa Syahbubakar dan anggota Bawaslu Adi Susanto, mewakili Dandim 1013 Muara Teweh yakni Sersan Mayor Zainuddin, mewakili Kapolres Barito Utara AKP Masriwiyono, perwakilan BPBD, PLN, Satpol PP, Tim Pemenangan Paslon 01 dan 02 beserta Liaison Officer masing-masing dan dari TVRI Kalteng serta Alton Manajemen.
Ketua KPU Barito Utara Siska Dewi Lestari menjelaskan, rapat koordinasi ini adalah lanjutan Rakor tanggal 3 Juli 2025 yang lalu, sehingga forum pertemuan kedua ini adalah dalam rangka untuk mematangkannya.
“Langkah selanjutnya kita sama-sama kembali dalam rapat ini mematangkan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Siska membuka Rakor ini.
Dalam rapat ini Siska menginformasikan kepada tim pemenangan calon, bahwa sebelum pelaksanaan debat akan ada lagi undangan kembali supaya mengikuti pelaksanaan gladi bersih debat, sebutnya.
BACA JUGA : Komunikasi Dengan Paslon Lewat Acara Debat, Masyarakat Dapat Titip Pertanyaan Ke KPU Barito Utara
Sementara itu anggota KPU Barito Utara Roya Izmi Fitrianti yang berbicara berikutnya menerangkan lebih rinci lagi tujuan diadakannya rakor, yaitu agar forum ini mengeluarkan kesepakatan mekanisme dan teknis untuk tanggal 25 Juli mendatang.
Dalam rakor ini Roya Izmi Fitrianti dan peserta Rakor menyepakati acara dimulai pukul 19.00 WIB dengan seremonial pembukaan dan sebagainya sekitar 30 menit tanpa siaran langsung atau off-air, selanjutnya 19.30 dimulai on-air dan mulai ditayangkan secara langsung.
Roya menginformasikan pula tim perumus materi masih sebagaimana yang lalu dengan tiga orang akademisi, yaitu Dr. R. Biroum Bernardianto Kepala perwakilan ombudsman RI Kalteng, Dr. Syamsuri Yusuf dosen Universitas Palangkaraya dan Dr. Rijali Kepala Bidang Perencanaan Bappeda Barito Utara.
“Untuk tim fanalis kami keep (simpan) dulu,” ujar Roya.
Sebagai moderator nantinya tencananya adalah Nisa Rahimia, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalteng, coach and practisioner public speaking Provinsi, Seruyan, Kapuas, Katingan dan Barito Selatan. Juga Fevri Ibin, presenter TVRI Kalteng, (MC) Master of Ceremonies since 2025.








