JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia masuk fase baru yang mengejutkan: penjualan mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) melonjak nyaris 40 kali lipat!
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan PHEV sepanjang Januari-Juni 2025 tercatat 1.719 unit, jauh meninggalkan angka 43 unit pada periode sama tahun lalu—atau naik 3.896%.
# Baca Juga :Hyundai Ioniq 2 Meluncur 2026, Mobil Listrik Murah Siap Tantang Pasar
# Baca Juga :Laris Manis! Mobil Listrik GWM Ora 03 Banjir Peminat, Pengiriman Dimulai Agustus
# Baca Juga :China Batasi Fitur Satu Pedal di Mobil Listrik Mulai 2027
# Baca Juga :Mobil Listrik Termurah AION Segera Meluncur, Sudah Bisa Dipesan Sekarang!
Meski mobil listrik murni (BEV) masih mendominasi dengan 36.597 unit, dan hybrid (HEV) tumbuh stabil dengan 28.398 unit, lonjakan PHEV menjadi sorotan tersendiri.
Siapa Dalangnya? Chery!
Fenomena ini tak lepas dari gebrakan Chery Tiggo 8 CSH (Chery Super Hybrid) yang debut di Mei 2025 dengan harga promosi Rp499 juta. Diproduksi lokal di Bekasi lewat PT Handal Indonesia Motor (HIM), mobil ini langsung menguasai 88% pasar PHEV dengan penjualan 1.522 unit.
“Kombinasi teknologi modern, harga bersaing, dan produksi lokal adalah kunci meledaknya permintaan,” kata Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, Senin (21/7/2025).
Lonjakan Penjualan PHEV: Mei-Juni Jadi Titik Balik
April 2025: 41 unit
Mei 2025: 413 unit
Juni 2025: 1.117 unit
Artinya, hanya dalam dua bulan, pasar PHEV tumbuh hampir 30 kali lipat.
Kenapa PHEV Jadi Favorit?
Menurut Jongkie, PHEV menjawab kebutuhan pengguna Indonesia yang ingin efisiensi tanpa repot.









