Kemendag Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Impor Akibat Tarif AS

Kalimantanlive.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi potensi banjir produk impor ke Indonesia, menyusul kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Amerika Serikat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa langkah pertama adalah meningkatkan daya saing produk dalam negeri agar masyarakat lebih memilih barang lokal daripada impor.

BACA JUGA: IHSG Dibuka Menguat 45 Poin ke Level 7.443 pada Selasa Pagi

“Dengan daya saing yang kuat, ketergantungan terhadap barang impor bisa ditekan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Budi, Indonesia berpotensi menjadi sasaran pasar bagi negara-negara yang terdampak kenaikan tarif ekspor ke AS, karena ukuran pasar domestik yang besar.

Strategi kedua, lanjutnya, adalah mendorong peningkatan ekspor guna menarik investasi asing.