Rupiah Menguat Usai Kesepakatan Tarif AS-Indonesia, Analis Soroti Risiko di Balik Syarat Dagang

Kalimantanlive.com – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah diumumkannya kesepakatan resmi tarif impor AS terhadap Indonesia sebesar 19 persen.

Menurut analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, sentimen positif dari kesepakatan ini turut mendorong penguatan rupiah di pasar.

“Rupiah ditutup menguat di tengah sentimen risk on di pasar saham global, didukung kesepakatan tarif antara AS dan Indonesia serta beberapa negara lainnya,” kata Lukman kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (22/7).

BACA JUGA: IHSG Dibuka Menguat 45 Poin ke Level 7.443 pada Selasa Pagi

Sebagai bagian dari kesepakatan, ekspor barang AS ke Indonesia dibebaskan dari tarif (0 persen).

Namun, Indonesia diminta melakukan pembelian produk-produk asal AS, termasuk pesawat terbang, produk pertanian, dan energi migas.