BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarbaru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2025 di Aula Kantor BBPOM, Rabu (23/7). Kegiatan ini bertujuan menjaring masukan dari masyarakat dan mitra kerja guna meningkatkan kualitas layanan publik.
Kepala BBPOM Banjarbaru, Leonard Duma, mengatakan forum ini menjadi sarana evaluasi dan perbaikan layanan yang selama ini diberikan.
BACA JUGA: BBPOM Banjarmasin dan KPID Kalsel Awasi Iklan Obat dan Makanan yang Menyesatkan Publik
“Melalui forum ini, kami ingin mendengar langsung umpan balik dari pengguna layanan agar kualitas pelayanan terus meningkat,” ujarnya.
Forum yang dihadiri 40 peserta secara luring serta sejumlah peserta daring dari berbagai wilayah ini membahas layanan BBPOM, khususnya terkait perizinan dan pengawasan obat, makanan, obat tradisional, kosmetik, suplemen, hingga produk pangan.
Leonard menambahkan bahwa BBPOM rutin menggelar bimbingan teknis untuk pelaku usaha dan mengundang evaluator perizinan langsung ke Banjarmasin demi mempercepat proses penerbitan izin edar.
“Jika seluruh persyaratan terpenuhi dan tidak ada kendala, izin edar bisa terbit dalam waktu satu hingga dua tahun,” jelasnya.







