WOW! Starlink Buka Lagi Pendaftaran Pelanggan Baru di Indonesia, Buruan Dipesan!

KALIMANTANLIVE.COM — Setelah sempat menghentikan sementara penerimaan pelanggan baru, Starlink kini resmi kembali dibuka untuk publik di Indonesia! Layanan internet satelit milik SpaceX ini sudah bisa kembali dipesan dan diaktifkan mulai Rabu pagi, 23 Juli 2025, tepat pukul 07.00 WIB.

Kabar baik ini dikonfirmasi langsung lewat e-mail resmi dari Starlink kepada sejumlah calon pelanggan, termasuk redaksi KalimantanLive.

# Baca Juga :Pemkab Balangan Bakal Bangun 9 Menara Internet di Tahun 2025, Target Kurangi Blank Spot

# Baca Juga :GILA! Internet Jepang Tembus 1,02 Petabit/detik, Bisa Download Semua Film Netflix dalam 1 Detik!

# Baca Juga :Revolusi WiFi Rumah! Telkomsel Luncurkan IndiHome FTTR, Internet Kencang Sampai ke Sudut Terkecil

# Baca Juga :Warga Desa Tanah Putih Kabupaten Kotim Berharap Pembangunan Jaringan Internet

“Starlink sekarang dibuka kembali untuk pelanggan baru di Indonesia,” tulis pihak Starlink dalam e-mail yang disertai tombol “Pesan Sekarang”.

Sempat Dihentikan karena Kapasitas Penuh

Pada pertengahan Juli lalu (sekitar 12 Juli 2025), Starlink menangguhkan aktivasi dan pembelian layanan di Indonesia, dengan alasan kapasitas jaringan yang tersedia telah penuh terjual.

Hal ini sempat menimbulkan tanda tanya besar, apalagi dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap akses internet satelit yang menjangkau hingga pelosok.

Namun kini, dengan pengumuman resmi yang tersebar melalui e-mail dan hilangnya pengumuman penutupan di situs Starlink, pengguna sudah bisa kembali mendaftar dan mengakses layanan ini.

Kembali Bisa Diakses, Siap Dipesan Lewat Situs Resmi

Pantauan KalimantanLive di situs resmi Starlink, tombol pemesanan kembali tersedia. Halaman yang sebelumnya memuat pengumuman penghentian layanan, kini sudah berubah menjadi “404: Halaman tidak dapat ditemukan” — menandakan bahwa informasi tersebut telah dihapus dan digantikan dengan status operasional normal.

Dengan dibukanya kembali pendaftaran, masyarakat Indonesia kini bisa kembali memesan perangkat dan paket internet Starlink, tanpa harus menunggu atau antre daftar tunggu.

Tambahan Frekuensi E-Band: Solusi Atasi Kepadatan

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menyebut bahwa Starlink tengah mengajukan penambahan kapasitas jaringan dengan frekuensi E-Band.

“Starlink berencana menambah kapasitas jaringannya dengan menambah frekuensi baru di sisi gateway-nya,” ujar Wayan dari Komdigi, Rabu (16/7/2025).

Apa Itu Frekuensi E-Band?

Frekuensi E-Band adalah pita gelombang antara 70–80 GHz, dikenal karena:

Kapasitas data tinggi

Bandwidth besar

Ideal untuk backhaul nirkabel dan koneksi satelit