KALIMANTANLIVE.COM – Jakarta. Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam dan kemarahan terselubung terhadap situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, Palestina. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri RI menyebut Israel sebagai dalang kelaparan massal dan pembunuhan brutal warga sipil di wilayah tersebut.
“Indonesia menyampaikan keprihatinan sangat mendalam atas terus memburuknya situasi tidak manusiawi di Gaza, termasuk pembunuhan brutal terhadap warga sipil,” tulis Kemlu lewat akun X resminya @Kemlu_RI, Jumat (25/7/2025).
# Baca Juga :NGERI! 93 Warga Palestina Tewas Ditembak Saat Berebut Bantuan, Gaza Kembali Berdarah
# Baca Juga :BREAKING! Israel Siap Gencatan Senjata Permanen di Gaza, Tapi dengan Syarat “Hamas Harus Lenyap”!
# Baca Juga :Tragedi Gaza: Koki Pahlawan Mahmoud Almadhoun Dibunuh Drone Israel, Ribuan Pengungsi Kehilangan Harapan
# Baca Juga :UPDATE Korban Tewas Palestina di Gaza Bertambah Jadi 30.534 Orang
“Ribuan warga Palestina kini terancam kelaparan akibat penolakan Israel terhadap bantuan kemanusiaan yang esensial,” lanjut pernyataan tersebut.
Desak Dunia Bergerak!
Indonesia menyerukan aksi nyata dari Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional agar Israel segera menghentikan agresi brutalnya dan membuka akses bantuan secara penuh.
“Masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, harus segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan agresi Israel dan memastikan akses bantuan kemanusiaan yang penuh, aman, dan berkelanjutan,” tegas Kemlu.
Dukung Seruan Dunia
Kemlu RI juga mengapresiasi desakan berbagai negara dan Uni Eropa yang meminta Israel segera mencabut blokade dan menghormati hukum humaniter internasional.
“Indonesia menyambut baik seruan sejumlah negara dan Uni Eropa agar Israel segera mencabut pembatasan bantuan serta mendesak semua pihak untuk melindungi warga sipil,” tulis Kemlu.







