Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Serangan Udara Tewaskan 12 Orang

Perdana Menteri sementara Thailand, Phumtham Wechayachai, menegaskan bahwa gencatan senjata menjadi syarat utama sebelum pembicaraan damai dapat dimulai.

Ia juga menyatakan belum ada deklarasi perang resmi dari pihak manapun.

Menteri Kesehatan Thailand, Somsak Thepsuthin, melaporkan bahwa serangan artileri dari arah Kamboja menyebabkan jatuhnya korban jiwa, termasuk seorang anak laki-laki berusia delapan tahun.

BACA JUGA: Indonesia Geram! Israel Dituding Biang Kelaparan Massal di Gaza, Kemlu Desak DK PBB Bertindak!

Selain korban tewas, tercatat 24 warga sipil dan tujuh anggota militer mengalami luka-luka.

“Serangan terhadap warga sipil dan fasilitas medis merupakan pelanggaran hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” kata Somsak.

Sementara itu, pemerintah Kamboja belum mengumumkan jumlah korban di pihaknya.

News Feed