Namun, Perdana Menteri Hun Manet telah menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, menyebut konflik ini sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan.
Kedua negara saling melempar tuduhan atas insiden yang memicu bentrokan. Jika tidak segera diredam lewat jalur diplomatik, konflik ini berpotensi berkembang menjadi krisis yang lebih luas.
Sumber: Fajar Harapan







