Gegara ODOL! Kalteng Bangun Jalur 100 Km Khusus Truk Tambang dan Sawit, Langsung Tembus Pelabuhan!

PALANGKA RAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Jalan provinsi di Kalimantan Tengah rusak parah? Penyebab utamanya: truk ODOL (Over Dimension Over Loading) milik perusahaan tambang, sawit, dan kayu yang tiap hari melintas tanpa ampun. Kini, Pemerintah Provinsi Kalteng tak tinggal diam.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemprov Kalteng akan membangun jalan khusus sepanjang 100 kilometer untuk kendaraan milik perusahaan besar swasta (PBS) di sektor pertambangan, perkebunan, dan perhutanan.

# Baca Juga :Perang Meledak! Thailand-Kamboja Saling Gempur, WNI Diimbau Waspada, Ternyata Ini Akar Konfliknya!

# Baca Juga :5 Raksasa AS Siap Investasi Ratusan Triliun di Indonesia! Ini Daftar Perusahaannya

# Baca Juga :Hulk Hogan Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Serangan Jantung Jadi Dugaan Terkuat

# Baca Juga :Indonesia Geram! Israel Dituding Biang Kelaparan Massal di Gaza, Kemlu Desak DK PBB Bertindak!

Langkah ini bukan hanya demi menyelamatkan infrastruktur publik, tapi juga mendorong kelancaran logistik sumber daya alam yang makin padat.

Jalan Industri Khusus dari Gunung Mas Tembus Kapuas

Menurut Kepala Dinas PUPR Kalteng Juni Gultom, jalan baru ini akan membentang dari Kabupaten Gunung Mas hingga Desa Lahei Mangkutup di Kabupaten Kapuas. Rute ini dipilih karena merupakan jalur lalu lintas utama kendaraan sektor industri.

“Jalan itu khusus untuk angkutan non-umum seperti truk tambang, sawit, dan kayu. Dibangun terpisah dari jalan negara,” ujar Juni di Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (25/7/2025).

Mengintegrasi Jalur Lama dan Konsesi Perusahaan

Rencananya, proyek ini akan menggabungkan jalur baru dan eksisting yang saat ini berada di dalam wilayah konsesi perusahaan. Dengan begitu, tak perlu membangun dari nol sepanjang jalur.

Namun, soal anggaran pembangunannya, Juni mengaku masih dalam tahap pembahasan. Targetnya, proyek ini rampung dalam satu tahun ke depan.

“Kami mengintegrasikan jalan dalam konsesi PBS dengan jalan baru. Rencana ini bisa jadi solusi jangka panjang,” tambahnya.

Jalur Langsung Menuju Sungai Kapuas dan Pelabuhan Batanjung

Tak hanya soal jalur darat, Pemprov juga memperhitungkan akses laut. Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Yulindra Dedy, mengungkapkan bahwa trase jalan baru akan mengarah ke muara Sungai Kapuas, tembus langsung ke Pelabuhan Internasional Batanjung.

“Jalur ini akan terhubung dari simpang Sungai Hanyu, Kapuas, terus ke Lahei Mangkutup dan berakhir di pelabuhan,” jelas Yulindra.