MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara selain disaksikan masyarakat Barut secara live, juga disaksikan secara langsung oleh 4 tokoh terkemuka Kabupaten setempat (25/7/2025).
Keempat tokoh tersebut adalah Sugianto Panala Putra mantan Wakil Bupati Barito Utara yang pernah berpasangan dengan mantan Bupati H. Nadalsyah Koyem dan pernah menjadi pendukung Gogo Helo Paslon 01, dan H. Jawawi yang pernah menjadi calon Wakil Gubernur Kalteng dan kini menjadi pengusaha daerah.
Selanjutnya Suria Baya, tokoh Dayak Barito Utara sekaligus pengusaha yang dikenal luas masyarakat dan dihormati, juga sebagai Ketua Gerdayak (Gerakan Pemuda Dayak) Barut, serta Hertin Kilat Komandan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Barut.
BACA JUGA : Debat Publik Paslon Bupati/Wakil Bupati Barito Utara, Ketua KPU Barut : Forum Pendidikan Politik
Sugianto Panala Putra : Karena Figur Ini Baru, Sekarang Memilih 02
Sugianto Panala Putra menilai Jimmy Carter dan Indriaty Karawaheni adalah figur yang bisa membawa Barito Utara lebih maju dan lebih bisa menjadi harapan bagi masyarakat. Oleh karena figur sekarang baru (Shalahuddin – Felix Sonadie & Jimmy – Inriaty) ia beralih mendukung paslon nomor urut 02.
“Pak Jimmy Carter berpengalaman 2 periode menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi, artinya modalnya cukup untuk membangun Kabupaten kita, sedangkan Ibu Indriaty Karawaheni sudah matang di birokrasi,” ungkap Sugianto.
Kepada yang masih ragu menjatuhkan pilihannya kepada Paslon 02, Sugianto mengajak masyarakat memperhatikan pesan dirinya bersama Suria Baya serta Hertin Kilat agar jangan ragu memilih 02 pada 6 Agustus nanti.
“Jangan ragu dan jangan ada keraguan lagi,” imbau Sugianto yang diamini oleh Suria Baya dan Hertin Kilat disampingnya.
Saat ditanya pada segment debat ada terdapat Jimmy Carter yang agak sedikit tersendat ketika menjawab, Sugianto Panala Putra menganggap hal itu biasa dan tidak menunjukan Paslon dapat bekerja atau tidak.
“Berdasar pengalaman saya bersama Pak Bupati Nadalsyah, pelaksanaanlah yang terpenting, praktek atau eksekusinya yang utama, daripada hanya bicara. Saya pun tidak terlalu pintar bicara. Tapi kalau pekerjaan tidak kalah. Terbukti saat bersama Pak Nadalsyah Koyem, walaupun anggaran sangat minim dan menghadapi covid 19 dua tahun, pembangunan masih sanggup kami bangun. Sekarang ini kalau tidak salah ada 3 Triliunan, pastinya akan lebih mudah,” sebut Sugianto.
H. Jawawi : Pemimpin Tidak Sekadar Pandai Beretorika Tapi Pandangan Yang Komprehensif
Mantan calon Wakil Gubernur Kalteng pada tahun 2015 ini melihat secara objektif masing-masing Paslon yang tampil dalam debat kali ini yang menurutnya semua memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
“Kalau kelebihan Jimmy Inri ini untuk kelebihannya mereka berdua ada pada prakteknya di lapangan, mereka sangat tahu seluk beluk dalam mengerjakan sesuatunya di lapangan, bukan hanya di atas kertas atau retorika,” ujar Jawawi.
Memimpin suatu daerah seperti Barito Utara yang cukup luas, dengan segala problematikanya, keberagamannya, seperti suku, agama, adat dan budaya, pemimpin yang dibutuhkan adalah yang memiliki pandangan komprehensif, ucap Jawawi.
“Misalnya membangun infrastruktur, tidak serta merta dibangun begitu saja. Harus melihat geografisnya, topografi hingga demografi atau dinamika kependudukannya,” ucap Jawawi.
Mengenai problem pendidikan di Barito Utara yang kebanyakan hanya lulusan SMP, bagi Jawawi cara memandangnya juga harus komprehensif. Bisa jadi disebabkan faktor di desa tersebut tidak ada SMA sederajat didirikan yang dekat dengan desanya.
Suria Baya : Jimmy Carter Seperti Agustiar Sabran, Inriaty Karawaheni Wakil Yang Tak Pasif
Tokoh Dayak dan tokoh masyarakat Barito Utara serta pengusaha yang juga pernah menjadi pendukung berat 01 ini menilai, Jimmy Indri sudah memiliki kapasitas memimpin Barito Utara dengan modal kepemimpinan yang sudah ada dimiliki kedua figur tersebut sebelumnya.
“Keduanya sudah barang jadi, oleh karena itu kami menjatuhkan pilihan kepada Paslon ini, kami tidak ingin berspekulasi untuk masyarakat kami. Masyarakat Barito Utara tidak usah ragu-ragu pada pasangan yang sudah kami pertimbangkan dan rekomendasikan ini. Percayalah kami memilih yang paling baik untuk Kabupaten kita ini,” pesannya.
Suria Baya tidak hanya menyoroti kemampuan figur Calon Bupatinya dalam debat publik ini, namun juga figur Wakil Bupatinya. Inriaty Karawaheni dalam penilaian Suria Baya tampil sebagai Calon Wakil Bupati yang tak pasif dalam debat, namun mampu mengisi ruang-ruang kosong yang mungkin belum dijajaki oleh pasangannya, sehingga mampu tampil saling mengisi, terang dia.










