Bentuk perhatian lainnya, pihaknya juga telah menyiapkan program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga yang kurang mampu.
Program tersebut sebagai upaya memastikan anak-anak khususnya anak yatim bisa mengenyam pendidikan yang sama dengan yang lain.
“Jangan sampai mereka ini tidak bisa bersekolah hanya karena ketidakmampuan ekonomi ataupun karena orangtuannya sudah meninggal,” jelasnya H Fani.
Ia pun meminta seluruh camat,kepala desa hingga pendamping untuk memastikan para anak-anak yatim tetap bisa bersekolah.
“Jadi, kami ingin anak-anak di Tabalong ini semuanya bisa melanjutkan sekolah, bisa berhasil seperti teman-temannya,” mintanya
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







