KALIMANTANLIVE.COM, JAMBI – Provinsi Jambi kembali diselimuti ancaman asap pekat. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah ini kian menggila! Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi menyebutkan, hingga Sabtu (26/7/2025), luas lahan yang sudah terbakar mencapai 421,77 hektare. Dan jumlah ini masih bisa terus bertambah!
“Lahan yang terbakar sudah sekitar 421,77 hektare,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jambi, Bachyuni Deliansyah, Senin (28/7/2025).
# Baca Juga :BPBD Kalsel Gelar TTX dan CPX, Perkuat Kolaborasi Tangani Karhutla
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Siapkan Langkah Mitigasi Karhutla, Segera Tetapkan Status Darurat
# Baca Juga :Cegah Karhutla, BPBD Kotim Aktif Patroli Lokasi Rawan dan Sosialisasi Bahaya Kebakaran Lahan
# Baca Juga :Status Siaga Batingsor Balangan Resmi Berakhir, BPBD Balangan Fokus Bergeser ke Ancaman Karhutla
Yang lebih mengkhawatirkan, kebakaran belum sepenuhnya terkendali. Sebagian wilayah di Muaro Jambi masih terbakar hebat, dan kobaran api belum berhasil dipadamkan secara total.
“Ini data sementara. Titik api di Muaro Jambi masih aktif dan sulit dijinakkan,” tambah Bachyuni.
Armada Udara Dikerahkan, Operasi Hujan Buatan Segera Dilaksanakan
Untuk memadamkan amukan api dari udara, lima helikopter telah dikerahkan. Armada ini terdiri dari:
2 helikopter water bombing milik BNPB,
2 helikopter patroli dari BNPB, dan
1 helikopter patroli milik Baharkam Polri.
Namun, karena musim kemarau diprediksi akan berlangsung hingga September, langkah taktis lain juga sedang disiapkan.
“Kami akan lakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Selasa besok. Diharapkan bisa memicu hujan buatan,” terang Bachyuni.
Tak hanya mengandalkan alat negara, sejumlah helikopter milik perusahaan swasta juga ikut dikerahkan untuk membantu operasi darurat ini.







