KALIMANTANLIVE.COM, GRESIK – Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik, mendadak gempar! Minggu pagi (27/7) sekitar pukul 06.00 WIB, seorang warga yang sedang mencari rumput menemukan hal mengerikan di semak-semak pinggir Jalan Raya Karangandong.
Yang ditemukan bukan sekadar benda biasa—melainkan mayat seorang perempuan muda, terbungkus kardus dan plastik hitam, diikat rapi dengan tali rafia. Tubuh itu sudah tak bernyawa.
# Baca Juga :Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Serangan Udara Tewaskan 12 Orang
# Baca Juga :Duel Pelajar SMP di Jembatan Parigi Cianjur Berujung Maut, 1 Siswa Tewas Tenggelam
# Baca Juga :Lansia Ditemukan Tewas di Area Pembuatan Batu Bata di Lombok Tengah
# Baca Juga :Tragis! Pria Tewas Tersedot Mesin MRI Gara-Gara Kalung Besi 9 Kg: Ini Kronologinya!
“Info awal itu ditemukan jam 6 pagi tadi,” ujar Sakur, warga yang ikut menyaksikan evakuasi mengerikan tersebut.
Jenazah segera dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Awalnya, identitas korban belum diketahui. Namun beberapa jam setelah kabar penemuan menyebar, teka-teki mulai terkuak.
Korban diketahui bernama Sevi Ayu Claudia (30), warga Pecantingan, Sekardangan, Sidoarjo. Ia adalah driver ojek online yang biasa mengambil order di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
Terakhir Terlihat Sabtu Sore, HP Langsung Tak Aktif
Sevi terakhir terlihat pada Sabtu sore (26/7) sekitar pukul 15.30 WIB, saat ia keluar rumah mengenakan pakaian santai.
“Jam 8 malam HP-nya sudah nggak aktif. Mulai jam 11 malam cuma centang satu. Padahal biasanya aktif,” ujar Arini, sahabat dekat Sevi sesama driver ojol.
Keesokan paginya, kabar duka menghantam keluarga seperti kilat di siang bolong. Polisi mengabarkan bahwa Sevi ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Gresik.
Yang membuat kecurigaan makin kuat, tiga ponsel miliknya (termasuk iPhone) serta motor Honda Beat milik Sevi hilang dari lokasi kejadian.
Dugaan Kuat: Dibunuh dan Dibuang
Polisi mencurigai Sevi menjadi korban pembunuhan yang kemudian dibuang di semak-semak. Suasana duka menyelimuti para rekan sejawat Sevi di komunitas driver ojol.
“Saya kenal baik sama Sevi. Orangnya ramah, suka bercanda. Kami semua syok dan sedih dengar kabar ini,” ujar Agung, rekan kerja korban.







