KALIMANTANLIVE.COM, JAKARTA – Di tengah harga BBM yang makin tak bersahabat, mobil listrik BYD Atto 1 muncul sebagai jawaban cerdas untuk kamu yang ingin hemat, modern, dan ramah lingkungan. Gak percaya? Biaya ngecas dan servis selama setahun ternyata jauh lebih murah dibanding mobil bensin—selisihnya bisa lebih dari Rp 8 jutaan per tahun!
Biaya Cas BYD Atto 1 Setahun: di SPKLU vs di Rumah
# Baca Juga :SIAP-SIAP! Teknologi Laser Taara Hasilkan Internet Kecepatan “Hantu”, 100 Kali Lebih Kencang dari Starlink!
# Baca Juga :GEMPAR! Salah Satu Pencipta ChatGPT ‘Dibajak’ Zuckerberg, Kini Jadi Bos AI di Meta!
# Baca Juga :Harga Emas Antam Hari Ini Loyo! Turun Tipis, Waspada Tren Melemah Pekan Ini
# Baca Juga :DARURAT ASAP! Karhutla di Jambi Tembus 421 Hektare, Api Masih Mengamuk di Muaro Jambi
BYD Atto 1, city car listrik dengan harga mulai Rp 195 juta (Dynamic) hingga Rp 235 juta (Premium), bukan cuma unggul dari sisi teknologi, tapi juga hemat dari segala lini. Yuk, cek rinciannya:
Jika Cas di SPKLU (Tarif Rp 2.630/kWh):
Biaya listrik setahun: Rp 4.455.529
Pajak kendaraan: Rp 150.000
Servis tahunan: Rp 1.000.000
Total biaya operasional per tahun: Rp 5.605.529
Jika Cas di Rumah (Tarif Rp 1.447/kWh):
Biaya listrik setahun: Rp 2.451.388
Pajak kendaraan: Rp 150.000
Servis tahunan: Rp 1.000.000
Total biaya operasional per tahun: Rp 3.601.388
Bandingkan dengan mobil bensin konvensional di segmen yang sama:
Bensin setahun: Rp 7.200.000
Pajak kendaraan: Rp 3.000.000
Servis tahunan: Rp 2.000.000
Total biaya operasional per tahun: Rp 12.200.000
Hemat hingga Rp 8,6 juta/tahun! Bayangkan kalau kamu pakai 5 tahun—hemat puluhan juta rupiah hanya dari operasional!







