SIAP-SIAP! Teknologi Laser Taara Hasilkan Internet Kecepatan “Hantu”, 100 Kali Lebih Kencang dari Starlink!

KALIMANTANLIVE.COM, JAKARTA – Dunia internet akan segera memasuki era baru yang lebih cepat, lebih hemat, dan lebih ramah lingkungan! Teknologi berbasis laser milik Taara, startup futuristik bentukan laboratorium X (Alphabet/Google), disebut-sebut 100 kali lebih cepat dari Starlink milik Elon Musk. Siap-siap, sinyal masa depan bukan lagi dari satelit, tapi dari sinar laser tak kasat mata!

Internet Secepat Cahaya: Tanpa Satelit, Tanpa Kabel, Tanpa Ribet

# Baca Juga :Ingin Internetan di Luar Negeri Tanpa Ribet? Coba eSIM, Praktis dan Langsung Terkoneksi

# Baca Juga :Pemkab Balangan Bakal Bangun 9 Menara Internet di Tahun 2025, Target Kurangi Blank Spot

# Baca Juga :GILA! Internet Jepang Tembus 1,02 Petabit/detik, Bisa Download Semua Film Netflix dalam 1 Detik!

# Baca Juga :Revolusi WiFi Rumah! Telkomsel Luncurkan IndiHome FTTR, Internet Kencang Sampai ke Sudut Terkecil

Berbeda dari Starlink yang mengandalkan ribuan satelit di orbit rendah, Taara menggunakan sistem “Lightbridges”—terminal kecil seukuran lampu lalu lintas yang mentransmisikan data via sinar laser langsung dari darat.

Cukup ditempatkan di atap gedung, menara, atau bahkan pohon tinggi, alat ini mampu menghasilkan kecepatan data hingga 20 Gbps dalam jarak 20 kilometer! Bandingkan dengan Starlink yang hanya rata-rata di kisaran 100–200 Mbps.

“Tanpa roket, tanpa kabel, tanpa ribet. Instalasi bisa selesai dalam hitungan jam!” – Taara Labs

Sudah Dipakai di 12 Negara, Termasuk Sungai Kongo & Coachella!

Teknologi ini bukan lagi sekadar prototipe. Taara sudah beroperasi di 12 negara, termasuk Afrika, Amerika Serikat, dan India. Salah satu pencapaian paling luar biasa adalah jembatan laser digital yang menghubungkan Brazzaville dan Kinshasa di atas Sungai Kongo, yang mentransmisikan 700 terabyte data dengan uptime 99,99%.

Teknologi ini juga digunakan di festival raksasa seperti Coachella, mendukung ribuan pengguna ponsel tanpa perlu tower tambahan.

Ramah Lingkungan dan Lebih Hemat

Taara menghadirkan konektivitas tinggi tanpa meninggalkan jejak ekologis besar:

Tanpa peluncuran satelit = tanpa emisi karbon tinggi
Tanpa penggalian kabel serat optik
Konsumsi energi jauh lebih rendah
Minim limbah elektronik dan gangguan fisik