Selain itu, DP3AP2KBPMD juga secara rutin menggelar sosialisasi dan edukasi perlindungan hak perempuan dan anak dalam situasi darurat, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan elemen masyarakat.
“Dengan terbentuknya sub klaster ini, kami berharap seluruh stakeholder siap siaga memberikan pelayanan berbasis gender, terutama bagi perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas yang menjadi kelompok paling rentan,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)









