Kebijakan Haji Arab Saudi Kian Gesit, Kemenag Ingatkan Indonesia Harus Gercep dan Kompak!

Di Luar Negeri:

Kemenag juga harus terus menjalin komunikasi intensif dengan:

GACA (Otoritas Penerbangan Sipil Saudi)

Rumah sakit dan rumah potong hewan resmi

SFDA (Otoritas Pangan dan Obat Saudi)

Semua syarikah penyedia layanan haji

Rakernas Haji 2025: Menyusun Strategi Nasional Hadapi Dinamika Global

Rakernas Haji 2025 yang berlangsung pada 28–31 Juli di Tangerang ini menjadi forum strategis nasional, dihadiri oleh:

Komisi VIII DPR RI

Kedutaan Besar Arab Saudi

Kementerian/Lembaga teknis

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)

Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia

Forum ini diharapkan dapat merumuskan kebijakan haji Indonesia yang adaptif, sinergis, dan berkelanjutan, sesuai dinamika kebijakan global Arab Saudi.

“Kalau Saudi Lari, Kita Tak Bisa Jalan Santai”

Perubahan kebijakan Arab Saudi memang menuntut respons cepat dan strategi matang. Indonesia sebagai pengirim jemaah haji terbesar di dunia harus siap beradaptasi. Seperti disampaikan Hilman:

“Kalau Saudi lari, kita tidak bisa jalan santai. Harus ikut ngebut!”

(kalimantanlive.com/Kemenag/detik/sumber lainnya)

editor : TRI