Menurut Nasaruddin, Kemenag memiliki banyak program strategis yang perlu perhatian serius, mulai dari penguatan pendidikan Islam, pemberdayaan pesantren, peningkatan kualitas perguruan tinggi keagamaan, hingga pembinaan kehidupan antarumat beragama.
“Dengan beban pengelolaan haji dialihkan, kami dapat lebih optimal dalam memperkuat program-program tersebut,” tambahnya.
BACA JUGA: TSUNAMI ANCAM INDONESIA! Imbas Gempa Dahsyat M 8,7 di Rusia, BMKG Keluarkan Peringatan Resmi!
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa BP Haji akan mampu menyelenggarakan ibadah haji dengan lebih profesional, sesuai dengan harapan masyarakat.
“Kami berharap pelayanan haji di masa depan menjadi lebih baik dan mampu menjawab kebutuhan para jemaah,” tutupnya.
Sumber: Fajar Harapan







