“Tujuan kita adalah menciptakan keluarga inklusif yang responsif terhadap gender dan menjunjung tinggi hak anak, dimulai dari Landasan Ulin Selatan hingga seluruh Banjarbaru,” tambahnya.
Lisa juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk keberhasilan program ini. “Program ini harus melibatkan semua pihak: pemerintah, lembaga vertikal, organisasi masyarakat, dan tentu partisipasi aktif warga,” katanya.
BACA JUGA: 42 ASN Banjarbaru Naik Pangkat, Bentuk Apresiasi atas Kinerja dan Loyalitas
Melalui program ini, Pemkot Banjarbaru berharap bisa menjadi model pembangunan keluarga berkualitas yang berkeadilan gender dan menjamin pemenuhan hak anak, sebagai bagian dari komitmen menuju pembangunan yang berkelanjutan.
Sumber: MC Bjb







