BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Penyakit leptospirosis atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai penyakit kencing tikus mulai merebak di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel)
Meski demikian, Kota Banjarmasin hingga kini belum mencatat adanya kasus positif penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Tabiun Huda, menyatakan bahwa pihaknya belum menemukan pasien yang terindikasi terkena leptospirosis.
“Sejauh ini, belum ada laporan kasus leptospirosis di Banjarmasin,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Rabu (30/7/2025).
Ia menjelaskan bahwa meski ada warga yang mengalami demam, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa mereka menderita tifus, bukan leptospirosis.
Tabiun menegaskan bahwa diagnosis penyakit seperti leptospirosis memerlukan pemeriksaan laboratorium lanjutan karena gejalanya kerap menyerupai penyakit lain. Meski belum terdeteksi di wilayahnya, Dinkes Banjarmasin tetap mengambil langkah antisipatif.







