Kalimantanlive.com – Merck Indonesia mendorong perawatan kesuburan yang berfokus pada pasien, tidak hanya mengandalkan teknologi medis seperti In Vitro Fertilization (IVF), tetapi juga mengutamakan empati dan komunikasi yang jelas.
President Director PT Merck Tbk, Evie Yulin, menyatakan bahwa layanan fertilitas penting untuk menjaga rasio populasi sehat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
BACA JUGA: Tidur Perlu Diprioritaskan, Bukan Dikorbankan Demi Produktivitas
Merck menyediakan alat bantu komunikasi untuk tenaga medis agar prosedur IVF lebih mudah dipahami pasien.
Ketua PERFITRI, Prof Hendy Hendarto, menekankan pentingnya pendekatan personal dan empatik dalam layanan IVF.
Sementara Ketua Umum POGI, Prof Budi Wiweko, menyebut bahwa tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan fertilitas dalam negeri yang sudah setara standar global.








