Ia juga menekankan bahwa strategi digitalisasi dan penguatan layanan emas turut berkontribusi pada kinerja gemilang perusahaan.
“Di usia Pegadaian yang ke-124 tahun, kami bersyukur masih bisa menjaga tren pertumbuhan. Transformasi berkelanjutan dan kolaborasi dalam ekosistem ultra mikro menjadi kunci utama,” ujar Damar.
Salah satu inovasi yang jadi sorotan adalah kehadiran Bank Emas Pegadaian, yang sejak diluncurkan pada Februari 2025 telah mendapat respons positif dari masyarakat.
BACA JUGA: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp1,918 Juta per Gram, Buyback Sentuh Rp1,764 Juta
Produk-produk unggulan seperti Deposito Emas, Perdagangan Emas, Titipan Emas Korporasi, hingga PMK Emas mencerminkan upaya Pegadaian memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri emas nasional.
Hingga 1 Juli 2025, saldo Deposito Emas telah mencapai 1,28 ton, mencerminkan minat tinggi masyarakat terhadap investasi berbasis emas.










