BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Jaini, S.E., M.A.P., menegaskan dukungannya terhadap penguatan sistem manajemen risiko dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Manajemen Risiko Pemerintah Daerah 2025–2029 di Aula Idham Chalid, Rabu (30/7/2025).
BACA JUGA: DPRD Kalsel Tindaklanjuti Hasil Verifikasi Tambang PT MMI, Tak Temukan Pelanggaran Baku Mutu
Menurut Jaini, penerapan manajemen risiko yang terstruktur menjadi fondasi penting dalam menjaga akuntabilitas anggaran dan efektivitas fungsi legislasi.
“Manajemen risiko yang baik memperkuat transparansi, efisiensi, dan responsivitas terhadap dinamika pembangunan. Sekretariat DPRD terus berbenah agar sejalan dengan arah reformasi birokrasi Pemprov Kalsel,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga serta peningkatan kapasitas SDM untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.
Sekretariat DPRD, kata dia, siap mendukung kebijakan berbasis data, pengawasan terintegrasi, dan sinkronisasi program bersama pemerintah daerah.










