Beberapa perairan lainnya seperti Laut Jawa, Laut Flores, Laut Bali, Laut Banda, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Seram, hingga Samudra Pasifik utara Papua juga termasuk dalam daerah yang terdampak.
BMKG menyebutkan bahwa arah dan kecepatan angin turut berkontribusi terhadap peningkatan tinggi gelombang.
BACA JUGA: PANCASILA MASUK UJIAN NASIONAL? BPIP Usulkan Nilai Luhur Bangsa Disisipkan dalam Soal TKA 2025!
Di wilayah utara Indonesia, angin bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 4–25 knot. Sementara itu, di bagian selatan, angin bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan antara 6 hingga 30 knot.
Angin kencang terpantau di beberapa lokasi seperti Samudra Hindia barat Aceh dan Lampung, Laut Arafuru, Selat Karimata, serta Samudra Pasifik selatan Banten.







