Peternakan Skala Besar Akan Dikembangkan, Anggota DPRD Kalteng Berharap Bawa Dampak Positif Bagi Warga Lokal

PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Sejumlah kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah akan dikembangkan peternakan sapi berskala besar yang mendapat dukungan investor.

Informasi terhimpun, setidaknya ada dua kabupaten yang akan dikembangkan untuk peternakan sapi dalam rangka mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ini terutama dalam hal penyediaan susu murni bagi peserta didik yang menjadi program pusat.

Hal itu juga terungkap dalam rapat koordinasi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng, belum lama tadi.

Dalam rapat tersebut dijelaskan, pengembangan peternakan tersebut akan didukung investor besar dari True Happiness Group.

Rencana tersebut mencakup pengembangan peternakan di atas lahan seluas 300 ribu hektare, termasuk pembangunan pabrik susu UHT dan pabrik susu bubuk.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, mengungkapkan bahwa survei lapangan untuk investasi telah dilakukan sejak Oktober 2024.

Baca Juga :Tingkatkan Kebersihan Lingkungan, Warga Kota Besi Kotim Berharap Anggota DPRD Kalteng Perjuangkan Alat Angkut Sampah

Lahan seluas 18.050 hektare telah diusulkan, masing-masing 9.405 hektare di Barito Selatan dan 8.645 hektare di Barito Utara.

Penentuan lokasi dilakukan melalui overlay data oleh Dinas Kehutanan Kalteng.

Ini, kata dia, dikaitkan dengan kegiatan yang sudah diprogramkan Gubernur Kalimantan Tengah dan tertuang dalam visi misi.

Baca Juga :Gelar Rapat Paripurna ke 16 Masa Sidang III, DPRD Kalteng Bahas Hasil Pansus dan RPJMD 2025-2029

Bukan hanya itu, orientasi ke depan produknya adalah ekspor, walaupun yang dikhususkan untuk kebutuhan dalam negeri.

Menanggapi rencana tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng Bambang Irawan mengharapkan, program ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Sehingga diperlukan program hilirisasi yang terencana, karena industri ini diyakini dapat meningkatkan nilai produksi, menciptakan lapangan kerja.

Bambang sangat berharap pada akhirnya program tersebut akan memberikan manfaat besar untuk ekonomi masyarakat lokal yang berkelanjutan.