Perlu Lakukan Evaluasi Layanan Kesehatan, Anggota DPRD Kalteng Soroti Minimnya Rumah Sakit di Kotim

PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Seringnya terdengar keluhan dari warga Kotim terkait belum optimalnya pelayanan kesehatan rumah sakit di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah direspon Anggota DPRD Kalteng.

Belum optimalnya pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit menjadi sorotan Sutik , Anggota DPRD Kalimantan Tengah  daerah pemilihan Kotim dan Seruyan tersebut.

Anggota DPRD Kalteng, Sutik menilai Kabupaten Kotawaringin Timur atau Kabupaten Kotim saat ini sangat membutuhkan penambahan fasilitas kesehatan terutama rumah sakit.

Dikatakan dia, perkembangan wilayah tersebut sudah seharusnya diimbangi dengan kehadiran minimal tiga rumah sakit, termasuk rumah sakit swasta agar pelayanan kesehatan untuk warga setempat bisa optimal.

Menurut dia, pertumbuhan jumlah penduduk meningkat tajam Kotim terbanyak di Kalteng, namun sayangnya jumlah rumah sakit masih sangat minim.

Baca Juga :Hadiri Muscab DPC APDESI Kotim, Wabup Irawati Berharap Jadi Momentum Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Tentu katab dia, tidak cukup hanya satu rumah sakit rujukan saja. “Yah, minimal ada tiga rumah sakit agar layanan bisa menjangkau masyarakat lebih cepat,” ujarnya, kemarin.

Sutik mengatakan, pentingnya kehadiran rumah sakit swasta di Kotim, karena selama ini untuk rumah sakit hanya ada satu milik pemerintah.

Dikatakan dia dengan adanya rumah sakit lainnya seperti rumah sakit swasta, tentu membuat persaingan sehat antara rumah sakit swasta dan pemerintah.

Ini kata dia, akan membawa berdampak positif pada peningkatan mutu layanan untuk masing-masing rumah sakit, sehingga ada alternatif untuk warga berobat.

Baca Juga :Sambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Wabup Kotim Irawati Pimpin Pembagian Bendera Merah Putih Kepada Warga

“ Jika ada rumah sakit swasta, pelayanan akan bersaing. Masyarakat yang diuntungkan karena rumah sakit pemerintah juga akan termotivasi untuk memperbaiki kualitasnya,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra dari Dapil II Kotim–Seruyan ini mengatakan, selama ini persoalan di RSUD dr. Murjani Sampit bukan hanya soal alat kesehatan saja.

Dikatakan dia, meski sebagian besar fasilitas sudah memadai, namun tenaga medis masih minim, sehingga ini yang harus segera diatasi.