Meski menutup satu gerai, Apple masih mempertahankan kehadiran kuat di Tiongkok dengan lebih dari 40 toko ritel yang tersebar di kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Shenzhen. Kawasan ini tetap menjadi bagian penting dari strategi pasar Apple di Asia.
Tiongkok tidak hanya menjadi pasar besar bagi produk Apple, tetapi juga memainkan peran kunci dalam rantai pasokan dan manufaktur global perusahaan tersebut.
BACA JUGA: Penjualan Nintendo Switch 2 Tembus 6 Juta Unit, Target 15 Juta hingga April 2026
Namun, Apple kini menghadapi persaingan yang semakin ketat dari produsen lokal dan tantangan regulasi yang dinamis, ditambah dengan perubahan pola belanja konsumen pasca-pandemi.
Meski toko di Dalian ditutup, pelanggan di wilayah tersebut tetap dapat mengakses layanan purna jual, bantuan teknis, dan pembelian produk melalui situs resmi Apple atau toko terdekat lainnya.
Langkah ini menunjukkan bagaimana Apple terus beradaptasi dengan kondisi pasar, sambil mempertahankan komitmennya terhadap pengalaman pelanggan di Tiongkok.
Sumber: Fajar Harapan







