BREAKING! Geger Lombok: Istri Diduga Selingkuh, Pegawai Bandara Cantik Tewas Dicekik Suami di Atas Kasur!

LOMBOK, KALIMANTANLIVE.COM – Skandal rumah tangga berdarah mengguncang Lombok! Seorang pegawai Bandara Internasional Lombok (BIL), Baiq Miranda Puspa Fratiwi (28), tewas mengenaskan di tangan suaminya sendiri, Fachrudin Azzahidi (36), Minggu sore (3/8/2025). Dugaan perselingkuhan jadi pemicu utama tragedi ini.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah pasangan tersebut yang berada di Dusun Kekere Barat, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. Warga sekitar yang awalnya tak curiga, kini dibuat gempar.

# Baca Juga :Tragis! Santri di Lampung Tewas Dicekik Gegara Sandal Jepit Tak Dikembalikan

# Baca Juga :VIRAL! Mencak-mencak Lalu Cekik Pramugari di Pesawat, Anggota DPRD Sumut Tuai Kecaman Publik

# Baca Juga :Pelayan Restoran Wanita di Balikpapan Ini Tewas Dicekik Rekan Kerja, Ini Motifnya

# Baca Juga :Gegara Baca Chat di Hp, Remaja di Tabalong Dihajar, Dicekik dan Dicakar Temannya

Menurut keterangan Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk Il Maqnun, pertengkaran hebat pecah usai Miranda pulang kerja sekitar pukul 08.00 WITA. Fachrudin menegur istrinya soal dugaan selingkuh, dan situasi pun memanas.

Dalam emosi membara, Miranda mencoba pergi meninggalkan rumah. Namun Fachrudin menahan langkah sang istri. Di dalam kamar, emosi memuncak: sang suami memiting leher Miranda di atas tempat tidur hingga wanita muda itu lemas tak berdaya.

“Pelaku menyangka korban hanya pingsan, lalu menyelimuti tubuhnya sambil menunggu sadar. Namun, setelah ditunggu-tunggu, korban tak juga bangun,” jelas Iptu Luk Luk kepada wartawan.

Panikan, Fachrudin memanggil adiknya. Mereka kemudian menghubungi salah satu anggota keluarga yang berprofesi sebagai dokter. Hasil pemeriksaan mengejutkan: Miranda sudah tidak bernyawa.

Sadar telah menghabisi nyawa sang istri, Fachrudin langsung menyerahkan diri ke Polres Lombok Tengah. Saat ini, jenazah Miranda sudah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk autopsi.

“Pelaku masih dalam pemeriksaan. Kami juga sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari para saksi,” ujar Luk Luk.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI