Kalimantanlive.com – Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 4,76% (yoy) di kuartal II-2025, sedikit melambat dari kuartal sebelumnya (4,87%), namun masih menunjukkan kondisi yang stabil di tengah tekanan global.
Secara kuartalan, pertumbuhan diperkirakan mencapai 3,68% (qoq), didorong oleh peningkatan konsumsi pasca-Idul Fitri dan pemulihan aktivitas produksi.
BACA JUGA: Kemendag: Tak Ada Penarikan Beras Premium, Hanya Penyesuaian Harga
Josua menyebut tiga faktor utama penopang pertumbuhan:
-
Investasi (PMTB) tumbuh 3,71% seiring pemulihan sektor konstruksi dan real estate.
-
Belanja pemerintah naik 1,78% akibat percepatan realisasi anggaran APBN Juni 2025.
-
Ekspor jasa pariwisata meningkat berkat lonjakan wisatawan mancanegara.










