Kalimantanlive.com – Pemerintah menargetkan swasembada gula konsumsi pada 2028 dan gula industri pada 2030, guna mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman optimistis swasembada bisa tercapai dalam empat hingga lima tahun ke depan.
BACA JUGA: Ekonom: Ekonomi RI Tetap Tumbuh Stabil di Kuartal II-2025
BACA JUGA: Kemendag: Tak Ada Penarikan Beras Premium, Hanya Penyesuaian Harga
Kebutuhan gula nasional tahun 2025 diproyeksikan mencapai 9,1 juta ton, sedangkan produksi baru sekitar 2,9 juta ton, sehingga kekurangan masih ditutupi lewat impor.
Untuk menutup kesenjangan tersebut, pemerintah menjalankan dua strategi utama:







