Kalimantanlive.com – Perkembangan dunia otomotif menghadirkan teknologi baru yang lebih ramah lingkungan, salah satunya adalah Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) atau mobil hidrogen.
Berbeda dengan mobil listrik berbasis baterai (BEV), mobil FCEV menghasilkan listrik sendiri melalui reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen di dalam fuel cell, yang kemudian menggerakkan motor listrik. Hasil dari proses ini hanyalah uap air, tanpa emisi berbahaya.
BACA JUGA: Minat Mobil Hybrid Meningkat, Ini Daftar Harga Terbaru Juni 2025
Cara Kerja Mobil FCEV
-
Hidrogen disimpan dalam tangki bertekanan tinggi.
-
Di dalam fuel cell, hidrogen bereaksi dengan oksigen dari udara untuk menghasilkan listrik.
-
Listrik tersebut digunakan untuk menjalankan motor penggerak mobil.
-
Emisi akhir: Hanya uap air (H₂O), tanpa polusi udara.
Kelebihan Mobil FCEV
-
Ramah Lingkungan: Tidak menghasilkan CO₂, NOx, atau polutan lainnya.
-
Pengisian Cepat: Isi bahan bakar hidrogen hanya butuh 3–5 menit, mirip dengan mobil bensin.
-
Jarak Tempuh Jauh: Bisa menempuh lebih dari 500 km dalam sekali pengisian.







