Rojali & Rohana: Cermin Realitas, Bukan Sekadar Lelucon
Meskipun sempat dianggap lucu dan sekadar meme di media sosial, istilah Rojali dan Rohana kini menjadi potret nyata perilaku ekonomi masyarakat urban. Fenomena ini mencerminkan kebutuhan akan stabilitas ekonomi dan kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah.
Apa Kata Netizen?
“Aku Rohana beneran, tiap liat diskon cuma nanya, ujungnya nggak beli, duitnya buat bayar listrik.”
“Rojali mode ON. Jalan ke mal cuma liat-liat, belanja? Bentar, nunggu gajian naik.”
RANGKUMAN:
Fenomena Rojali (Jarang Beli) dan Rohana (Hanya Nanya) makin viral
OJK menyebut hal ini wajar di tengah ketidakpastian ekonomi
Sikap “wait and see” juga terjadi di kalangan produsen dan investor
OJK tetap optimis konsumsi akan pulih jika ada kepastian ekonomi
Tren ini jadi cerminan lemahnya daya beli dan kebutuhan kepastian kebijakan.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI










