Kalimantanlive.com – Nilai tukar rupiah menguat 31 poin ke Rp16.370 per dolar AS pada Selasa (5/8) pagi, didorong oleh ekspektasi rebound ekonomi Indonesia dan sentimen global.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut penguatan rupiah dipicu optimisme atas data PDB kuartal II-2025 yang diperkirakan tumbuh 3,7 persen, setelah kontraksi -0,98 persen di kuartal sebelumnya.
Rebound ini didorong oleh belanja Idul Fitri, ekspor, investasi, dan stimulus pemerintah.
BACA JUGA: Tarif Impor AS Bisa Berubah, RI Masih Lanjutkan Negosiasi
Selain itu, melemahnya data tenaga kerja AS (NFP) dan ketegangan dagang antara AS dan India turut memperkuat sentimen positif terhadap rupiah.










