Terbongkar! Beras Oplosan SPG Beredar Luas hingga Pasuruan, Tersangka Raup Untung Rp13 Miliar!

SIDOARJO, KALIMANTANLIVE.COM — Skandal pangan mengguncang Jawa Timur! Polisi berhasil mengungkap praktik kotor pengoplosan beras yang dilakukan oleh CV Sumber Pangan Group (SPG), pabrik beras asal Sidoarjo yang telah memproduksi dan mendistribusikan beras palsu berkedok premium sejak 2023.

# Baca Juga :Sumur Migas Diduga Milik Pertamina Meledak di Subang, Begini Kondisi Terkini!

# Baca Juga :GEGER! Stasiun Pengumpul Pertamina Subang Meledak, 2 Pekerja Terluka dan Api Menggila

# Baca Juga :BREAKING! Pemerintah dan DPR Sepakat Larangan Truk ODOL Berlaku 2027: Sopir Wajib Siap-Siap!

# Baca Juga :Fenomena Rojali dan Rohana Merebak, OJK Sebut Hal Wajar!

Modus Licik: Campur Beras Medium, Tempel Label Premium

Tersangka berinisial MLH, selaku pemilik pabrik, resmi ditetapkan sebagai tersangka utama. Ia diduga mencampurkan beras medium biasa miliknya dengan beras wangi premium merek Pandan Wangi, lalu menjualnya sebagai beras premium berlabel SNI dan halal MUI — padahal label tersebut palsu dan tanpa izin resmi!

“Beras dioplos dengan komposisi 10 beras biasa, 1 beras Pandan Wangi. Setelah itu, dikemas seolah-olah beras premium lengkap dengan label palsu,” ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto, Senin (4/8/2025).

Hasil Uji Lab Buka Kedok Asli

Uji laboratorium yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur membuktikan bahwa beras produksi SPG tidak memenuhi standar premium, bahkan hanya masuk kategori beras medium.

“Dari dua sampel beras ukuran 5 dan 25 kilogram, hasil lab menunjukkan bahwa itu beras medium, bukan premium sebagaimana yang tertera pada kemasan,” tegas Kepala Disperindag Jatim, Iwan.

Keuntungan Fantastis, Kerugian Konsumen Tak Terhitung

Dengan strategi licik ini, MLH diperkirakan telah mengantongi keuntungan sebesar Rp13,1 miliar selama dua tahun terakhir. Beras oplosan berlabel palsu itu telah beredar luas ke berbagai agen dan toko di Sidoarjo dan Pasuruan, dan polisi masih menelusuri kemungkinan distribusi ke daerah lain.

Polisi Sita 12,5 Ton Beras & Alat Produksi

Dalam penggerebekan di lokasi pabrik, aparat mengamankan barang bukti mencengangkan:

12,5 ton beras dalam kemasan 25 dan 5 kilogram

3 ton bahan baku beras pecah kulit

2,5 ton beras Pandan Wangi asli

1,6 ton menir beras

Mesin produksi dan dokumen pendukung

News Feed