SAMPIT, Kalimantanlive.com – Permainan layangan sedang digemari warga Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dalam beberapa minggu ini.
Pantauan di Sampit, Rabu (6/8/2025) mereka yang bermain layangan tersebut bukan hanya kalangan anak-anak, tetapi juga banyak orang dewasa yang hobi bermain layangan tersebut.
Sayangnya, kebanyakan warga yang bermain layangan tersebut dilakukan di sembarang tempat termasuk di pinggiran jalan umum sehingga sangat rawan menyebabkan kecelakaan.
Informasi terhimpun menyebutkan, akibat permainan layangan yang di sembarang tempat tersebut seorang Pegawai Negeri Sipil di Sampit sempat jadi korbannya.
Wanita berseragam pegawai negeri ini dikabarkan mengalami luka cukup parah di bagian dahi akibat benang layangan yang terbentang di jalan.
Kejadiannya di Jalan Jeruk I, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, yang saat itu menjelang waktu magrib sehingga sekitar TKP tampak gelap.
Baca Juga :Soal Isu Penghapusan TPP ASN Pemkab, Bupati Kotim H Halikinnor Tegaskan Belum Ada Kebijakan Resmi
Korban saat itu tidak melihat ada benang gelasan layangan yang membentang di jalan saat dia melewati lokasi tersebut saat mengendarai motor, sehingga melukai bagian dahinya.
Kejadian tersebut menjadi perhatian Wakil Bupati Kotim Irawati, yang meminta para penggemar layangan untuk berhati-hati dan tidak sembarangan saat bermain layangan.
Baca Juga :PETI Marak di Mentaya Hulu Kotim, Anggota DPRD Kalteng Minta Penambang Urus izin
Irawati menyoroti maraknya permainan layangan yang membahayakan yang sudah mengakibatkan seorang pegawai negeri menjadi korbannya.
Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan bermain layangan, khususnya di tempat umum yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“ Saya mengimbau agar masyarakat tidak bermain layangan di tempat umum atau di jalan raya, area penerbangan, dan area lainnya yang membahayakan orang lain maupun diri sendiri,” pintanya.









