PARINGIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi telah menetapkan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan Bencana Karhutla tahun 2025 yang digelar Senin (4/8/2025) lalu.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan juga berencana menggelar rakor serta menetapkan status siaga karhutla pada Selasa (12/8/2025) mendatang.
BACA JUGA: DPRD Balangan Soroti TPA Mampari, Dorong Desa Terapkan Pengolahan Sampah 3R
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, H Rahmi, menyampaikan bahwa Pemkab akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini.
“Setelah status siaga ditetapkan, kita akan aktifkan posko kesiapsiagaan, serta melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).
Rahmi menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap seluruh peralatan pemadam dan memastikan semuanya siap digunakan. Sementara untuk personel, BPBD akan berkoordinasi dan melibatkan TNI serta Polri.
Terkait pantauan satelit, Rahmi menyebutkan bahwa sejak pertengahan Juli hingga awal Agustus 2025, terdapat 14 titik hotspot di wilayah Balangan yang terpantau melalui sistem SiPongi dan satelit NASA.









