SAMPIT, Kalimantanlive.com – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk tertibnya pedagang di Pasar Keramat Bamang, Sampit.
Salah satunya yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati dengan mendengarkan secara langsung dan berdialog dengan para pedagang Pasar Keramat Baamang Sampit.
Wakil Bupati Kotim Irawati bersama jajaran pemerintah daerah setempat bertemu dengan perwakilan pedagang Pasar Keramat Baamang Sampit sebagai tindaklanjuti permasalahan penataan pedagang di kawasan tersebut.
Rapat dipimpin Wakil Bupati Kotim Irawati , membahas terkait penertiban pedagang Pasar Keramat Baamang, Sampit terutama yang berjualan di bahu jalan maupun di atas saluran drainase.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Irawati mengungkapkan, pihaknya memahami keingianan pedagang Pasar Keramat Baamang yang berusaha mencari nafkah untuk keluarganya.
Baca Juga :Pemkab Kotim Siapkan 60 Lapak, Pedagang Pasar Keramat Baamang Berjualan di Atas Drainase Ditertibkan
“Saya mengerti bahwa para pedagang yang berjualan di pasar Keramat Baamang itu mencari nafkah untuk keluarganya, saya mengerti itu,” ujarnya kepada waratwan Kamis (7/8/2025).
Meski demikian orang nomor dua di Pemkab Kotim ini berharap penempatan lapak pedagang harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
Dia mengatakan, agar pedagang yang membuka lapak tidak menyalahi aturan, kerena dapat mengganggu ketertiban umum, kelancaran lalu lintas.
Lebih parah lagi lanjut kader PDI Perjuangan ini, penutupan drainase karena di atasnya ada lapak pedagang bisa menyebabkan genangan air, karena tertutupnya drainase tersebut.
Bersamaan itu juga, dia berusaha melakukan pendekatan yang bersifat dialogis dan solutif agar para pedagang yang berjualan tidak sesuai aturan dapat tertib mengikuti aturan yang berlaku.
Dalam kesempatan rapat tersebut, Wabup Irawati mendengarkan secara seksama aspirasi atau kehendak para pedagang untuk menemukan solusi terbaik.
” Saya dengarkan secara langsung aspirasi para pedagang untuk mendapatkan solusi terbaik untuk semua pihak,” ujarnya.










