Hal ini dianggap sebagai peluang besar bagi pembinaan atlet voli putri Tanah Air, khususnya dalam menambah jam terbang di level internasional.
“Para pemain bisa langsung belajar tentang kualitas dan postur lawan dari berbagai negara. Ini penting untuk pembentukan mental dan meningkatkan daya saing,” tambahnya.
BACA JUGA: Sunderland Perpanjang Kontrak Regis Le Bris hingga 2028
Dalam kejuaraan ini, Indonesia berada di Grup A, bersama negara-negara lain yang belum sepenuhnya bisa diukur kekuatannya karena minimnya data dan referensi.
Namun, Loudry menilai Vietnam sebagai salah satu tim yang memungkinkan untuk direbut poinnya.
“Kami cukup optimistis bisa mencuri poin dari Vietnam, meskipun itu juga tidak mudah, karena kendala terbesar kami saat ini adalah kurangnya pengalaman internasional,” jelasnya.







